Oknumoknum organisasi pemerintah yang seyogyanya menjadi panutan rakyat banyak yang tersandung masalah hukum. Eksistensi pemerintahan yang baik atau yang sering disebut good governance yang selama ini dielukan-elukan faktanya saat ini masih menjadi mimpi dan hanyalah sebatas jargon belaka. Indonesia harus segera terbangun dari tidur
HukumYang Tak Kunjung Adil. Merdeka telah lampau berlangsung, tetapi kehidupan hukum masih jauh dari cita-cita bangsa. Indonesia sebagai Negara Hukum kenyataannya masih belum sepenuhnya mengaplikasikan kehidupan kenegaraan yang berdasarkan hukum. Bersamaan dengan itu, penegakan hukum wajib dilaksanakan dan ditaati
Sukarnomemahami, jika persamaan dari tiap - tiap bagian bangsa Indonesia adalah persamaan untuk hidup layak, diatas tanahnya sendiri. Persamaan untuk cukup makan dari padi yang tumbuh dari sawahnya sendiri. Itulah nasionalisme bangsa Indonesia sesungguhnya, nasionalisme rasa yang anti penindasan dan penghisapan antara manusia itu
Bangsadan Negara Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai persamaan nasib sejarah dan melakukan tugas pemerintahan dalam suatu wilayah “Indonesia” 3.2 Saran Dengan membaca makalah ini, pembaca disarankan agar bisa mengambil manfaat tentang pentingnya mengenalsejarahterbentuknya NKRI danidentitas nasional bagi bangsa
Dalampasang surut demokratisasi Indonesia selama ini, sepertinya nasib masih tersandung. Pilihan Demokratik sebagian besar sudah tidak terorganisir sejak dorongan reformasi pada tahun 1998 dan telah serba salah. Di satu sisi, Reformasi sebagai langkah awal menuju demokrasi yang luas dan terbuka patut mendapat apresiasi dari seluruh golongan
PemerintahIndonesia dalam hal untuk mencapai pembinaan kesatuan bangsa Indonesia yang bulat dan homogen, serta adanya perasaan persamaan nasib di antara sesama bangsa Indonesia, sebenarnya telah berusaha untuk menghapus praktek-praktek dan berdasarkan penggolongan tersebut, hal ini dapat terlihat
Selamarentang waktu tersebut, berbagai cara yang ditempuh untuk menjadikan persatuan dan kesatuan yang sejati bagi bangsa ini. Di bawah ini merupakan tahap-tahap pembinaan persatuan dan kesatuan di Indonesia: 1. Perasaan Senasib. Selama ratusan tahun Indonesia dibelenggu dalam kungkungan penjajahan. Seluruh rakyat Indonesia merasakan
Bangsaialah sekelompok masyarakat yang mendiami suatu wilayah tertentu dan juga memiliki hasrat serta kemampuan untuk dapat bersatu, karena adanya persamaan nasib, cita-cita, dan tujuan. Didalam kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa nasionalisme ini memiliki asal kata dari “nasional” dan juga “isme” yang memiliki arti yakni salah satu
Makalahdengan judul “Muncul dan Berkembangnya Nasionalisme di Indonesia” ini pada dasarnya adalah untuk memenuhi tudas sejarah Intelektual yang di ampu oleh Drs. Leo Agung, S. M.Pd. Selain itu, dengan adanya makalah ini diharapkan mampu menambah pengetahuan kita tentang sejarah tumbuhnya nasionalis di Indonesia sebagai tongggak
Sepertiyang sudah disinggung diatas bahwa ada 5 negara yang mendirikan ASEAN. Nah kelima negara ini diwakili oleh menteri luar negeri dari masing-masing negara, yaitu: Adam Malik, wakil dari Indonesia. Tun Abdul Razak, wakil dari Malaysia. Sinnathamby Rajaratnam, wakil dari Singapura. Thanat Khoman, wakil dari Thailand.
oklC. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. 1. Ketuhanan yang maha ESAPada sila pertama yakni ketuhanan yang maha esa jika dikaitkan pada kondisi Indonesia saat ini ini masih ih dalam keadaan marak-maraknya memperbincangkan tentang virus yang merajalela yakni virus Corona, tapi jika kita kembali pada Pancasila yaitu sila pertama yang berbunyi ketuhanan yang maha esa dalam sila tersebut sudah jelas bahwa Tuhan yang disebut adalah Allah, Allah yang menurunkan segala penyakit maka Allah juga yang musholli ready atau yang dikenal dengan laqob kyai hutan mengatakan"jangan pernah takut dengan virus Corona, takutlah hanya pada Allah. Jika sudah waktunya kita mati, meskipun bukan karena Corona pasti kita akan mati. Dan juga pendapat Gus Ali yang mengatakan bahwa yang membawa Corona itu adalah kita sendiri. Bagaimana tidak, jika ke sana ke sini kita selalu berbicara tentang Corona. 2. Persatuan IndonesiaSekarang ini, di zaman milenial, di era global ini banyak orang-orang yang bertengkar, berkelahi dan lain sebagainya. Bahkan juga tidak jarang satu keluarga berdebat, bertengkar karena perbedaan partai, hal demikian berakibatkan keharmonisan, keakraban dalam sebuah keluarga menjadi hancur hal tersebut bertentangan dengan sila ke-3 dalam Pancasila. Padahal menurut badan pembinaan ideologi Pancasila sila tersebut mengandung nilai sebagai landasan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tetapi berbalik dengan keadaan Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia Di berbagai daerah sekarang ini, ramai sekali perbincangan mengenai pemimpin yang tidak adil. Masyarakat sekarang ini, terlebih-lebih seorang pemimpin mengabaikan nilai-nilai Pancasila, padahal dalam Pancasila sudah tertera dalam sila kelima yakni" keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia" yang berarti kita sebagai warga negara Indonesia terlebih jika kita menjadi seorang pemimpin harus menjadi pemimpin yang adil. Sebagaimana para pemimpin sekarang yang apabila warganya mendapat bantuan sekian, tapi pemimpin tersebut hanya memberikan sekian. Mengapa demikian? Doctor musholli ready berpendapat hal tersebut bisa terjadi di mungkin karena pada waktu pemilihan dulu banyak uang yang dikeluarkan untuk meminta bantuan alias membeli suara rakyat untuk memilihnya menjadi seorang pemimpin. Alhasil, uang bantuan buat rakyatnya ia ambil sebagai ganti uang yang mereka keluarkan kan untuk pembelian suara rakyat. 1 2 Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Negara kita bukan termasuk negara maju, kemiskinan dimana-mana, masi banyak yang belum mendaptkan pendidikan. kriminal diman-mana, masi belum ada pencegahan tegas, keadilan yang kurang dalam hukum yang masi belum tegas.
Menurut saya,persamaan nasib bangsa indonesia saat ini adalah sama sama msh dijajah,kalau dulu dijajah dengan luar negeri,kalau sekarang dijajah dengan bangsanya sendiri. dri sebagiannya,orang indonesia telah merusak bangsanya sendiri,dengan cara yang keji juga