Kamitelah memperbarui kebijakan privasi untuk mencerminkan komitmen kami dalam memastikan keamanan data Anda. Silakan lihat kebijakan privasi terbaru kami untuk informasi lebih lanjut. Dengan melanjutkan penelusuran di situs
RSUSembiring dikelola oleh manajemen Yayasan RSU Sembiring. Yayasan RSU Sembiring juga mengelola Jl. Besar Deli Tua, Delitua, North Sumatra,
169perencanaan struktur gedung beton bertulang dengan perbandingan sk sni t-15-1991 dan sk sni 03-2002 (study kasus: asrama rumah sakit umum sembiring deli tua) 170 PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) DAN SISTEM RANGKA PEMIKUL MOMEN MENENGAH (SRPMM)
Padakesempatan tersebut juga, Dandim melihat kondisi 2 Anak Panti Asuhan yang sedang sakit Malaria. “Kita akan bantu untuk segera mengevakuasi kedua anak ini ke Puskesmas Koya Barat agar mendapatkan penanganan medis yang lebih baik,” ujarnya.
Seusaimelakukan aksinya, Yetti datang ke Polsek Deli Tua melaporkan bahwa ia menduga telah membunuh suaminya. "Saat ini korban masih di Rumah Sakit Sembiring, masih sadar, masih dirawat,” kata Panit Reskrim Polsek Deli Tua, Ipda Bambang Wahid seperti dilansir dari Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (24/2/2020).. Baca Juga: Suami Aniaya Istri
Nekat mengejar pencuri motor, dua wanita di Medan, Sumater Utara ( Sumut ), terseret dan alami luka-luka. Kejadian yang sempat terekam closed-camera television (CCTV) itu dan viral di media sosial. Menurut Yosita Hazrin, pemilik motor yang dicuri, peristiwa itu terjadi di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, pada Sabtu (23/5
Seemore of Rumah Sakit Umum Sembiring on Facebook. Log In. Forgot account? or. Create New Account. Not Now. Rumah Sakit Umum Sembiring. Hospital in Delitua, Sumatera Utara, Indonesia. 4.1. 4.1 out of 5 stars. Always Open. Community See All. 1,636 people like this. 1,763 people follow this.
SorotBolamata, Medan- Aiptu S, Manurung sebagai Kateam bersama sejumlah anggota Patroli Sepeda Motor Sat Samapta Polrestabes Medan, secara sigap langsung menolong korban kecelakaan yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso tak jauh dari simpang Titi Kuning Delitua Medan, Rabu, 29 Juni 2022.
Peristiwaterjadi di Jalan Besar Delitua, simpang Perumahan Mercy, Minggu (27/12/2020). Saat itu angkot BK 1389 GU menabrak sepeda motor Yamaha Vixon BK 5329 AFO. Akibat kecelakaan itu, pengemudi sepeda motor Dedy Sembiring (30) warga Kecamatan Biru-biru, Sumatera Utara tewas saat dilarikan ke Rumah Sakit.
EventsIn Sembiring Delitua General Hospital Hana Priscilla Frudence Sohilait Akademi Keperawatan RS Marthen Indey (sohilaitprissy@yahoo.com) ABSTRAK ABSTRACT Pendahuluan : Terapi intravena merupakan prosedur yang sering diimplementasikan di
B08a. DIRAWAT Iskandar 56 menjalani perawatan di Rumah Sakit Sembiring Delitua setelah dianiaya istrinya. MEDAN, – Yettiur Rosida 51, warga Jalan Sejarah, Kecamatan Delitua, tak sanggup lagi menahan emosi atas perlakuan kasar suaminya, Iskandar 56. Rosida nekat menganiaya suaminya hingga nyaris tewas menggunakan besi dan kayu broti, meski dalam kondisi lumpuh akibat terserang stroke. Puas meluapkan emosinya, Rosida menyerahkan diri ke petugas Polsek Delitua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menurut penuturan Rosida, ia tak tahan lagi dengan perlakuan suaminya yang kasar seperti mencaci serta memaki dan menganiayanya setelah lebaran tahun 2019 lalu. Bahkan, kata Rosida, suaminya ringan tangan meski dalam kondisi sakit. “Sudah sering saya dicaci, dipukuli dan dijambak. Bahkan, barang-barang yang ada di dekatnya dilempar dia ke saya. Tapi, saya masih sabar karena kondisinya sakit,” ujar Rosida saat dihadirkan dalam pemaparan kasusnya di Mapolsek Delitua, Senin 24/2. Namun, sambung Rosida, lantaran kerap mendapat perlakuan kasar dari suaminya walau tengah sakit, ia pun tak tahan juga. Terakhir kali, pada Minggu 23/2 siang menjelang sore. “Saya enggak tahan lagi, makanya saya pukuli,” ucapnya. Rosida mengaku, suaminya sudah mengalami stroke selama lebih kurang dua setengah tahun. Selama itu juga suaminya tidak bekerja lagi dan lebih banyak berbaring di tempat tidur. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ibu dua anak ini membuka warung kelontong di depan rumahnya. Ia membantah adanya kabar tentang dirinya yang berniat membunuh suaminya karena tak sanggup lagi membayar biaya perobatan. Kata Rosida, perbuatan menganiaya suaminya sendiri murni karena kesal. “Enggak pernah saya memikirkan biaya perobatan, dua bulan ini sudah enggak berobat lagi. Saya pukuli dia karena benar-benar kesal,” tukasnya sembari digiring petugas untuk dibawa masuk ke dalam ruang penyidik. Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap mengatakan, Rosida ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT. Kini, yang bersangkutan diperiksa penyidik untuk proses hukum. “Tubuh suaminya babak belur dihajar oleh isterinya. Barang bukti disita 1 besi tebilang, beberapa kayu broti dan patahan gagang sapu,” ujar Zulkifli. Disebutkan Zulkifli, kasus tersebut diketahui setelah tersangka datang melapor ke Polsek Delitua untuk menyerahkan diri, Minggu sore sekira pukul WIB. Pengakuan tersangka, dia telah menganiaya suaminya. “Tersangka datang untuk melapor diri , pengakuannya telah membunuh suaminya dengan cara menganiaya. Dari laporan tersebut, petugas langsung ke TKP dan ternyata suaminya masih hidup. Pas kami datang, suaminya berteriak minta tolong dan merintih kesakitan,” terang Zulkifli. “Petugas dibantu warga sekitar membawa korban ke rumah sakit dan mengamankan barang bukti yang ada. Saat ini, korban masih dirawat di RS Sembiring Delitua,” tandasnya. ris/btr DIRAWAT Iskandar 56 menjalani perawatan di Rumah Sakit Sembiring Delitua setelah dianiaya istrinya. MEDAN, – Yettiur Rosida 51, warga Jalan Sejarah, Kecamatan Delitua, tak sanggup lagi menahan emosi atas perlakuan kasar suaminya, Iskandar 56. Rosida nekat menganiaya suaminya hingga nyaris tewas menggunakan besi dan kayu broti, meski dalam kondisi lumpuh akibat terserang stroke. Puas meluapkan emosinya, Rosida menyerahkan diri ke petugas Polsek Delitua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menurut penuturan Rosida, ia tak tahan lagi dengan perlakuan suaminya yang kasar seperti mencaci serta memaki dan menganiayanya setelah lebaran tahun 2019 lalu. Bahkan, kata Rosida, suaminya ringan tangan meski dalam kondisi sakit. “Sudah sering saya dicaci, dipukuli dan dijambak. Bahkan, barang-barang yang ada di dekatnya dilempar dia ke saya. Tapi, saya masih sabar karena kondisinya sakit,” ujar Rosida saat dihadirkan dalam pemaparan kasusnya di Mapolsek Delitua, Senin 24/2. Namun, sambung Rosida, lantaran kerap mendapat perlakuan kasar dari suaminya walau tengah sakit, ia pun tak tahan juga. Terakhir kali, pada Minggu 23/2 siang menjelang sore. “Saya enggak tahan lagi, makanya saya pukuli,” ucapnya. Rosida mengaku, suaminya sudah mengalami stroke selama lebih kurang dua setengah tahun. Selama itu juga suaminya tidak bekerja lagi dan lebih banyak berbaring di tempat tidur. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ibu dua anak ini membuka warung kelontong di depan rumahnya. Ia membantah adanya kabar tentang dirinya yang berniat membunuh suaminya karena tak sanggup lagi membayar biaya perobatan. Kata Rosida, perbuatan menganiaya suaminya sendiri murni karena kesal. “Enggak pernah saya memikirkan biaya perobatan, dua bulan ini sudah enggak berobat lagi. Saya pukuli dia karena benar-benar kesal,” tukasnya sembari digiring petugas untuk dibawa masuk ke dalam ruang penyidik. Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap mengatakan, Rosida ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga KDRT. Kini, yang bersangkutan diperiksa penyidik untuk proses hukum. “Tubuh suaminya babak belur dihajar oleh isterinya. Barang bukti disita 1 besi tebilang, beberapa kayu broti dan patahan gagang sapu,” ujar Zulkifli. Disebutkan Zulkifli, kasus tersebut diketahui setelah tersangka datang melapor ke Polsek Delitua untuk menyerahkan diri, Minggu sore sekira pukul WIB. Pengakuan tersangka, dia telah menganiaya suaminya. “Tersangka datang untuk melapor diri , pengakuannya telah membunuh suaminya dengan cara menganiaya. Dari laporan tersebut, petugas langsung ke TKP dan ternyata suaminya masih hidup. Pas kami datang, suaminya berteriak minta tolong dan merintih kesakitan,” terang Zulkifli. “Petugas dibantu warga sekitar membawa korban ke rumah sakit dan mengamankan barang bukti yang ada. Saat ini, korban masih dirawat di RS Sembiring Delitua,” tandasnya. ris/btr Artikel Terkait
JL Besar Delitua Delitua, 20355 Indonesia Download vCard Add Review Home Hospital/Clinic Delitua Rumah Sakit Umum Sembiring Contact Details View Map SHOW REVIEWS LATEST UPDATES About Rumah Sakit Umum Sembiring Rumah Sakit Umum Sembiring is one of the popular place listed under Hospital/Clinic in Delitua , Public Utility in Delitua , Contact Details & Working Hours Address JL Besar Delitua Delitua, 20355 Indonesia Telephone 061 7033569 vCardYes ⇒ Map of Rumah Sakit Umum Sembiring Enter an address to get driving directions Updates from Rumah Sakit Umum Sembiring Reviews of Rumah Sakit Umum Sembiring Loading comments-box... OTHER PLACES NEAR RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING Deli Husada Language Club Laboratory Area of STIKes DELI HUSADA Delitua Jln Besar No. 77 Miles Away Quality Fried Chiken Depan Perumahan Deli Garden Miles Away Pantai Babarsari Sukarende Deli Serdang Miles Away Wizdesign jalan besar deli tua Miles Away Gedung Pasca Sarjana Kesehatan Masyarakat DHDT xhpb Miles Away DELI TUA deli tua Miles Away EXPLORE NEARBY RUMAH SAKIT UMUM SEMBIRING Hotel School High School Indonesian Restaurant Government Organization Shopping/Retail Restaurant Residence Education Region Professional Service Hospital/Clinic Business Service Restaurant/cafe Cafe Place To Eat/Drink Coffee Shop Internet Cafe Travel & Transportation County Beach Mosque Technical Institute Shopping Mall Automotive Landmark Airport Community & Government Workplace & Office Organization Commercial Bank Tours/sightseeing Community Organization City Medical & Health Mountain Spas/Beauty/Personal Care Sports Venue & Stadium Elementary School Food/grocery Clothing Store Sports & Recreation Church Christian Church Arts & Entertainment Food & Restaurant College & University Outdoors Public Places